potty

Melatih Kemandirian Anak: Bisa!

Potongan-potongan kain flanel tidak hanya berguna untuk memperkenalkan warna serta tekstur kepada anak. Potongan-potongan kain ini juga dapat digunakan untuk melatih motorik halus pada anak, yaitu dengan kegiatan meronce. Lubangi bagian tengah kain flanel, lalu siapkan seutas tali yang telah diikat di salah satu ujungnya. Masukkan potongan-potongan kain flanel ke tali melalui ujung yang tidak diikat. Inilah brain storming yang mengawali kegiatan PAUD al-Mumtaz hari ini yang dilakukan sambil menunggu peserta datang selengkapnya. Setelah peserta dinilai siap, kegiatan inti PAUD hari ini pun resmi dibuka.

Pada kesempatan kali ini, anak-anak akan dikenalkan dengan potty yang digunakan untuk melatih anak buang air di toilet (toilet training). Setelah ditunjukkan bagaimana menggunakan potty, anak-anak diminta mencoba potty atas kemauan sendiri1. Memang tidak semua anak mau mencoba saat diminta, namun potty disimpan di tempat yang terlihat dan mudah dijangkau oleh anak. Dengan demikian, saat anak memang tertarik untuk mencoba, anak dapat mencobanya setiap saat2.

Waktu istirahat digunakan untuk kegiatan makan bersama. Tidak seperti pekan-pekan sebelumnya di mana setiap anak membawa bekal masing-masing, kali ini tuan rumah menyediakan makanan untuk dimakan bersama saat istirahat. Selain itu, anak-anak didorong untuk makan sendiri tanpa disuapi dan menerapkan adab-adab makan bersama.

Pelatihan kemandirian anak hari ini tidak cukup sampai di sini. Kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi memakai celana dan jaket sendiri3. Anak yang sudah terampil mengenakan celana dan jaket sendiri diminta mempraktikkan untuk memberi contoh anak yang lain. Metode ini ternyata memacu anak-anak yang lain untuk bisa melakukan juga. Kegiatan diakhiri dengan muraja’ah surah al-Fatihah, menyimpulkan kegiatan, serta ditutup dengan doa kafaratul majelis.

Resume Kegiatan:

  • Kegiatan meronce (sambil menunggu peserta datang)
  • Pembukaan + pengenalan potty untuk toilet training disertai praktik
  • Istirahat : pelatihan adab makan dan makan secara mandiri
  • Berlatih memakai celana dan jaket sendiri
  • Muraja’ah + penutup

Faedah:

  • Melatih kemandirian anak
  • Mendorong anak untuk mau tampil ke depan
  • Bersosialisasi, dengan membantu teman yang kesulitan
  • Memahami adab buang air dan cara buang air di toilet

Endnotes:

  1. hanya cara duduknya, tidak dengan praktik melepas baju/celana
  2. untuk praktik yang real di rumah, potty harus diletakkan di tempat tertutup agar anak terbiasa dengan adab buang air
  3. dirangkap di atas baju yang sudah dipakai
jepitan

Aneka Inspirasi Stimulasi Anak di Sekitar Kita

Stimulasi untuk anak-anak di usia dini bisa dilakukan dengan berbagai cara dan memanfaatkan bahan-bahan sederhana serta apa saja yang ada di sekitar kita. Dimulai dari kertas origami yang memiliki aneka warna, anak bisa dikenalkan pada macam-macam warna. Anak juga dapat diajari teknik melipat sederhana dan mereka merasa senang dengan apa yang telah dilakukan. Dengan kertas origami pula, anak dapat diajak menggambar berbagai pola bangun dasar lalu orang dewasa membantu untuk menggunting pola-pola tersebut. Selanjutnya, anak dapat bersenang-senang dengan mengoleskan lem pada pola-pola tadi lalu ditempel ke kelompok yang bersesuaian (klasifikasi bentuk). Aktivitas-aktivitas tadi bermanfaat untuk menstimulasi berbagai kemampuan anak dari motorik halus dan kasar, daya nalar, kreativitas, dan lain-lain.

Continue reading