Time Records by paudalmumtaz.com

Menghisab Diri dengan Time Records

Masih tentang manajemen waktu, pernahkah Anda merasa waktu terbang begitu saja dan Anda kebingungan bertanya-tanya dalam hati, “Ke mana waktu pergi? Aktivitas apa yang menghabiskan waktuku hari ini?” Jika pernah, saya pun pernah merasakannya. Seorang teman memberikan tipsnya untuk memantau kegiatan hariannya agar senantiasa terjaga dan dapat dianalisis ke mana perginya waktu. Teman saya menyebutnya time recording, saya menyebutnya menghisab diri. Gambar tabel time records bisa dilihat pada artikel ini.

Jika taskinator berfungsi untuk merencanakan aktivitas dan proyek kita sehari-hari, maka time records berfungsi sebagai tabel evaluasi harian. Dari situ, dapat dilihat seberapa produktif kita hari ini. Di mana kita menghabiskan waktu hari ini? Apakah waktu yang telah berlalu kita lalu dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat atau justru sia-sia.

Dalam contoh time records di artikel ini, saya contohkan pengurutan waktu dalam rentang per jam. Jika mau, Anda dapat membuatnya menjadi per setengah jam. Isi lembaran ini setiap saat, dan Anda akan mendapatkan seberapa jauh meningkatnya produktivitas Anda setiap hari.

Time Records by paudalmumtaz.com
Time Records by paudalmumtaz.com

Berdasarkan pengalaman, metode ini cukup efektif untuk mem-boost produktivitas harian karena kita tidak ingin menuliskan catatan buruk pada lembaran tersebut. Tanpa disadari, sebenarnya hal ini bisa menjadi simulasi catatan kehidupan kita di akhirat kelak bukan? Untuk apa waktumu kauhabiskan?

Weekly Taskinator (versi baru) by productivemuslim.com

Perencanaan: Kunci Produktivitas

Weekly Taskinator (versi baru) by productivemuslim.com
Weekly Taskinator (versi baru) via productivemuslim.com

Menjadi seorang ibu berarti harus siap menjadi Wonder Woman yang sanggup menghadapi tantangan harian yang bagai tak ada habisnya sejak bangun tidur sampai kembali memejamkan mata. Mengurus keperluan suami, merawat rumah dan anak-anak, mendidik dan memberikan stimulasi untuk anak-anak, memasak, bersosialisasi dengan orang lain, menuntut ilmu syar’i, dan masih banyak lagi. Belum lagi jika sang ibu memiliki bisnis yang harus diurus atau bahkan wanita karir. Dapatkah ibu menyelesaikan tugas-tugasnya?

Alhamdulillah, ibu tidak sendirian di dunia ini. Banyak ibu di dunia ini sama sibuknya dengan kita, atau bahkan lebih sibuk lagi, namun mereka sukses mengelola waktu dan energi sehingga kinerja mereka pun berhasil. Pekerjaan domestik maupun pekerjaan di luar keluarga. Kita sebagai muslim yang insyaaAllaah produktif, tentu juga selalu berusaha untuk menyelesaikan apapun tugas dan pekerjaan kita. Untuk menginspirasi para muslim untuk terus produktif, Productive Muslim aktif memberikan tips dan fasilitas pendukung produktivitas untuk para ibu dan juga kaum muslimin pada umumnya. Beberapa tools berikut ini adalah beberapa tools keluaran Productive Muslim:

1. Weekly Taskinator

Weekly taskinator merupakan tabel perencanaan pekanan. Di sini kita diajak untuk merencanakan suatu projek yang akan kita eksekusi setiap harinya. Tidak berhenti sampai di situ, kita juga perlu memikirkan tiga hal penting yang harus kita lakukan agar projek tersebut dapat berhasil. Untuk mendukung tiga langkah penting tadi, jangan lupa untuk mendaftar hal-hal apa saja yang perlu kita persiapkan agar langkah-langkah yang kita rencanakan dapat terlaksana. Apakah hal tersebut adalah uang, alamat website tertentu, buku, atau yang lainnya? Yang tidak kalah penting lagi adalah alokasi waktu untuk mengerjakan semua hal tadi.

Weekly Taskinator (versi lama) by productivemuslim.com
Weekly Taskinator (versi lama) via productivemuslim.com

 

2. Daily Taskinator

Daily taskinator berisi tentang perencanaan atas kegiatan yang harus kita lakukan setiap hari, atau lebih tepatnya berisi rutinitas harian kita. Oleh karena itu, daily taskinator disebut juga sebagai habitator alias alat pembentuk kebiasaan (habit). Keteraturan membuat semua hal menjadi lebih mudah bukan? Nah, keteraturan itu juga dapat dibentuk dengan pembiasaan setiap hari.

Habitator by productivemuslim.com
Habitator via productivemuslim.com

 

3. Agenda
Nah, untuk merincikan apapun yang akan Anda lakukan, agenda penting dimiliki sebagai tempat mencatat. Agenda tidak harus berupa buku, tapi bisa juga dengan smartphone kesayangan.

Productive Muslim Live Book via siratt.com
Productive Muslim Live Book via siratt.com

Bagaimana? Mungkin ketiga alat di atas sudah lekat dengan keseharian Anda? Mari bagikan pengalaman Anda dalam me-manage waktu untuk kegiatan sehari-hari di kolom komentar. Bagaimanapun, perencanaan yang memang merupakan salah satu kunci produktivitas dan keberhasilan bukan?

 

Berbagai Kreasi Seni untuk Anak

Kegiatan hari ini mengambil tema seni untuk anak. Pertama kali, ketika anak datang, anak dipersilakan mengambil plastisin yang telah disediakan oleh guru. Anak dibebaskan untuk berkreasi menggunakan plastisin.

Setelah semua anak tiba dan berkreasi menggunakan plastisin, guru mengajak anak-anak berolah raga. Kali ini, bola menjadi alat olah raga yang dipilih. Anak-anak diarahkan untuk melempar dan menangkap bola ke/dari teman yang ditunjuk oleh guru. Wah, seru ya! Selain mengolah motorik anak, kegiatan ini juga mengakrabkan setiap anak dan lebih mengenal nama-nama teman di sekolah.

Akhirnya, kelaspun dimulai dengan story telling tentang binatang. Menggunakan boneka tangan sebagai alat peraga, cerita tentang binatang pun terasa lebih hidup. Selanjutnya, setelah diselingi istirahat, kegiatan inti tentang seni pun dilaksanakan.

1. Jepit Pompom dan Melukis

  • Persiapan: jepitan jemuran, pompom, cat air, kertas
  • Aktivitas: dorong anak untuk mengambil pompom menggunakan jepitan jemuran untuk melatih motorik halus mereka. Selanjutnya, anak dipersilahkan mencelupkan pompom yang dijepit ke cat lalu mengoleskannya ke kertas membentuk gambar yang diinginkan.

IMG-20141121-WA0006

2. Lipat dan Gambar Simetris

  • Persiapan: cat air yang telah diencerkan, kuas, kertas
  • Aktivitas: arahkan anak untuk melipat kertas menjadi dua bagian. Selanjutnya, anak menggambar di separuh sisi kertas menggunakan cat dan kuas. Terakhir, lipat kembali kertas tersebut sehingga gambar anak akan tercetak di separuh sisi yang lain.

3. Pasang Sisik Ikan

  • Persiapan: siapkan lem dan gambar ikan yang telah dipotonh sesuai bentuknya. Siapkan pula potongan-potongan kecil berbentuk setengah lingkaran yang akan difungsikan sebagai sisik ikan.
  • Aktivitas: arahkan anak untuk menempelkan potongan-potongan sisik pada ikan.

IMG-20141121-WA0005

Resume:

  1. Welcoming: kreasi plastisin
  2. Olah raga: lempar tangkap bola
  3. Pembukaan: story telling, review ushuluts tsalatsah
  4. Istirahat
  5. Kegiatan inti
  6. Penutup

Foto-foto kegiatan hari ini dapat dilihat di Galeri PAUD Al-Mumtaz 21 November 2014.

Gambar 3 Park Area Buatan Sendiri

Membangun Area Parkir Memanfaatkan Kardus Bekas Susu / Sereal

Putra balita Anda suka main mobil-mobilan? Ada bertumpuk-tumpuk kardus bekas sereal/susu di rumah? Yuk, kita olah kardus-kardus bekas itu menjadi mainan yang menyenangkan untuk anak!
Kali ini, saya mempraktikkan membuat park area dari kardus bekas sereal / susu. Perlengkapan yang dibutuhkan antara lain: kardus bekas, alat pewarna (saya pakai pastel), gunting, dan alat-alat perekat (lem / selotip /lakban). Lalu bagaimana cara membuatnya?
1. Potong salah satu sisi kardus yang lebar beserta tutup kardus sehingga diperoleh potongan-potongan seperti Gambar 1.

Potongan Kardus Bekas Sereal/Susu
Gambar 1 Potongan Kardus Bekas Sereal/Susu

2. Beri gambar/pola pada potongan-potongan kardus sesuai keinginan.

Gambar Park Area Pada Kardus
Gambar 2 Gambar Park Area Pada Kardus

3. Rekatkan potongan-potongan kardus membentuk park area sesuai imajinasi.

Gambar 3 Park Area Buatan Sendiri
Gambar 3 Park Area Buatan Sendiri

Dari bahan di atas, anak saya (3 yo) suka memvariasikan park area menjadi bertingkat maupun tidak bertingkat (Gambar 3). Ketika menjadi area parkir bertingkat, ia akan asyik mendorong mobil-mobilnya naik ke atas dan menggelincirkannya melalui bidang miring yang terbentuk. Ketika area parkir yang terbentuk hanya satu lantai, ia bagai memainkan mobil di area parkir kantor yang sangat luas! Seru kan? Memanfaatkan kardus bekas susu / sereal menjadi mainan yang mengasyikkan. Selamat mencoba!

10815999_885382541479942_260980111_n

Al-Mumtaz Goes to Universitas Indonesia

Alhamdulillah, setelah lama tak berkumpul dengan teman-teman al-Mumtaz karena sakit, admin dapat kembali bergabung dan beraktivitas bersama kembali. Yang seru dari kegiatan al-Mumtaz kali ini, kegiatan tidak dilakukan di basecamp melainkan di Boulevard Universitas Indonesia (UI)! Benar, peserta PAUD al-Mumtaz menyelenggarakan outing ke UI alias full aktivitas di luar ruangan. Senangnya, anak-anak pun lebih bersemangat dan mengikuti kegiatan dengan baik dari awal hingga akhir.

1. Letuskan balonnya!

Kegiatan diawali dengan cerita ibu guru tentang balon. Ada gambar balon warna-warni yang menjadi peraga awal kegiatan al-Mumtaz hari ini. Anak-anak belajar tentang warna dan angka dari cerita tersebut. Selanjutnya, ibu guru membagikan balon kepada setiap anak. Syaratnya, sebelum anak memperoleh balon, anak harus melompat beberapa kali. Pemanasan sekaligus melatih motorik anak, nih! Setelah memperoleh balon, anak dipersilahkan menusuk balon dengan tusuk sate sampai balon meletus. Bagaimana bunyinya? “Dor!” demikian anak-anak menirukan.

10816070_885382081479988_1862821108_n

2. Lomba lari dan pasangkan huruf

  • Persiapan: Siapkan botol-botol bertuliskan huruf jim, ha, dan kho (tiga botol untuk masing-masing huruf). Siapkan juga bendera bertuliskan huruf-huruf tersebut (tiga bendera untuk setiap huruf).
  • Aktivitas: Ajak tiga orang anak untuk setiap putaran lomba. Beri setiap anak bendera bertuliskan huruf jim, ha, dan kho. Arahkan anak-anak untuk berlari dan memasukkan bendera ke botol dengan huruf-huruf yang bersesuaian.

10815999_885382541479942_260980111_n

3. Pindahkan batu menggunakan sendok

  • Persiapan: Siapkan baskom, gelas plastik, sendok, dan batu-batu. Letakkan baskom dan gelas pada jarak tertentu (cukup jauh). Taruh batu-batu pada baskom.
  • Aktivitas: Tunjukkan pada anak cara mengambil batu menggunakan sendok dan berjalan ke arah gelas untuk meletakkan batu yang diambil. Semangati anak untuk mencoba sampai selesai.

pindah batu

4. Story telling kebun binatang

Aktivitas dilanjutkan dengan muroja’ah surah al-Falaq dan story telling tentang kebun binatang. Wah, ibu guru membawa buku cerita yang besar yang mengisahkan aktivitas para hewan di kebun binatang! Ada gajah, monyet, jerapah, kodok, singa, zebra, dan juga ular. Di sini anak-anak mengenal nama bermacam-macam hewan dengan perilakunya, suaranya, dan tentu saja rupanya.

Alhamdulillah, padat sekali ya aktivitas PAUD al-Mumtaz kali ini. Sekarang tiba waktunya beristirahat untuk menikmati bekal yang dibawa. Tak lupa anak-anak membaca doa sebelum makan. Anak-anak pun dipersilahkan makan dan juga bermain bebas hingga saatnya kembali berkumpul. Usai membaca doa setelah makan dan mereview kegiatan, kegiatan pun ditutup dengan membaca doa kafaratul majelis.

Resume:

  1. Pembukaan, melompat dan meletuskan balon
  2. Lomba lari, memasangkan huruf, dan memindahkan batu
  3. Muroja’ah dan story telling
  4. Istirahat
  5. Penutup: review dan doa kafaratul majelis

Foto-foto kegiatan ini dapat dilihat di Galeri PAUD Al-Mumtaz 15 November 2014.