Category Archives: Kelas Stimulasi Rutin

Kegiatan rutin PAUD Al-Mumtaz yang diselenggarakan setiap pekan pada hari Sabtu.

10478910_802520383099492_279061974_n

Membuat Seragam Sendiri

Serunya kegiatan PAUD al-Mumtaz kali ini karena anak-anak diajak untuk membuat seragamnya sendiri. Begitu tiba di lokasi PAUD, anak-anak langsung diberi kaos warna putih untuk dihias. Rencananya, ‘seragam’ ini akan dipakai ketika al-Mumtaz melaksanakan field trip. Insya Allah.

Untuk kegiatan ini, diperlukan bahan-bahan sebagai berikut:

  • Kaos katun polos
  • Spidol khusus kain aneka warna
  • Spray yang telah diisi alkohol

10417133_802518579766339_1195299623_n

Anak-anak menggambar di kaos, sesekali dibantu juga oleh ibu masing-masing yang setia memberikan semangat. Terkadang anak memang merasa lesu dan bosan dengan coret-coretan mereka sendiri. Untuk itulah, para ibu sesekali turun tangan memancing kembali semangat mereka dengan beberapa gambar seperti mobil, kereta, bunga, matahari atau nama anak-anak. Dengan demikian, mereka kembali terinspirasi dan bersemangat untuk menghias kembali kaos-kaos mereka. Setelah selesai dihias, anak-anak menyemprotkan alkohol pada kaos sehingga timbul efek bias pada warna-warna di kaos. Aktivitas menekan tuas spray ini juga bermanfaat untuk melemaskan otot-otot motorik halus anak.

Setelah istirahat makan, anak-anak berkumpul dengan duduk melingkar untuk bersiap menuju kegiatan inti. Pertama, anak-anak duduk melingkar dan diajak mengingat-ingat kembali tentang materi anggota keluarga, terutama tentang ibu dan peran ibu di rumah. Hal ini berkaitan dengan kegiatan inti yang memang merupakan simulasi dari kegiatan ibu di rumah, misalnya mencuci piring, menuang air ke dalam gelas dan menghidagkannya kepada tamu, dan membuat ‘kue’. Kegiatan ini seluruhnya memanfaatkan bahan-bahan alami yaitu air, daun-daunan, tepung, dan bunga. Seperti biasa anak-anak dibolehkan memilih kegiatan yang mereka inginkan terlebih dahulu, serta saling bergantian menjajal kegiatan lainnya.

1. Mencuci Piring

10472196_802520373099493_2055125336_n

  • Perlengkapan: piring plastik, baskom, sabun cuci piring dan spons.
  • Aktivitas: Anak-anak belajar mencuci piring. Mereka senang melihat busa yang keluar ketika memencet spon sehingga mereka terus menerus memencetnya. Kegiatan ini jelas menstimulasi saraf motorik halus anak.

2. Menuang Air

10488176_674297582649935_97145744630042924_n

  • Perlengkapan: botol bekas air mineral, tiga buah gelas
  • Aktivitas: Anak-anak belajar menuang air dari botol ke dalam gelas. Selanjutnya, anak diajak menghitung gelas dari gelas pertama hingga yang terakhir. Selain untuk belajar berhitung, kegiatan ini juga bermanfaat untuk melatih koordinasi mata dan tangan ketika menuang air.

3. Menghidangkan Minuman

  • Perlengkapan: gelas-gelas berisi air, nampan
  • Aktivitas: Letakkan gelas-gelas berisi air di atas nampan, lalu dorong anak untuk membawa nampan tersebut hingga ke ujung taman. Kegiatan ini dapat melatih keseimbangan anak.

4. Membuat ‘Kue’ dengan Playdough

10488977_802524339765763_1183941105_n

  • Perlengkapan: homemade playdough
  • Aktivitas: Anak-anak dipersilakan membuat kue masing-masing sesuai imajinasi menggunakan playdough. Kegiatan ini bermanfaat untuk melatih saraf motorik halus anak.

5. Kolase Kerudung Ibu

10477361_802524343099096_1330185738_n

  • Perlengkapan: kertas yang telah diberi gambar ‘ibu’, aneka daun, lem
  • Aktivitas: Anak diminta menghias gambar kerudung ‘ibu’ dengan daun-daun yang ditabur dan ditempel menggunakan lem. Selain untuk melatih motorik halus, kegiatan ini merupakan sebuah apresiasi rasa sayang ibu.

Alhamdulillah setiap anak antusias dan mau terlibat dalam setiap kegiatan. Setelah kegiatan inti selesai, anak-anak pun turut membantu membereskan seluruh peralatan bermain bersama. Selanjutnya, anak-anak berkumpul kembali untuk menyimpulkan kegiatan hari ini dengan mengingat semua permainan yang telah dilakukan. Kegiatan hari ini diakhiri dengan murajaah surat an-Naas dan al-Fatihah, lalu ditutup dengan doa penutup majelis.

Resume Kegiatan 14 Juni 2014:

  1. Menghias kaos untuk seragam
  2. Istirahat
  3. Perkenalan tugas ibu dalam keluarga
  4. Estafet kegiatan inti
  5. Menyimpulkan kegiatan
  6. Muraja’ah: surat an-Naas dan al-Fatihah
  7. Penutup dengan doa kafaratul majelis

Faedah:

  1. Memperkenalkan tugas anggota keluarga
  2. Mengenal bilangan
  3. Stimulasi motorik halus
  4. Mengasah kreativitas anak

Foto-foto kegiatan hari ini selengkapnya dapat dilihat di Galeri PAUD al-Mumtaz.

berkreasi dengan balok4

Klasifikasi Bentuk dan Bilangan

Melatih ketrampilan klasifikasi benda dan bilangan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Dua aktivitas berikut ini bisa menjadi pilihan untuk para orang tua. Anak dapat sekaligus mengenal warna, bentuk.serta mengasah kreativitas.

Aktivitas 1

Bahan:

  • Papan Congklak
  • Kertas

Pelaksanaan:

  • Cetak bangun datar dengan jumlah yang berbeda-beda pada kertas, lalu buat duplikatnya.
  • Kumpulkan gambar duplikatnya di satu tempat, sebarkan gambar cetakan yang lain di lubang-lubang papan congklak
  • Anak-anak diminta untuk memasukkan gambar-gambar duplikat ke gambar cetak yang sama di lubang-lubang papan coklak
  • Ajak anak berkomunikasi untuk mengenalkan nama bangun (2 dimensi) yang tergambar, warna, serta banyaknya gambar yang tercetak.

klasifikasi bilangan

Aktivitas 2

Bahan:

  • Balok-balok mainan
  • Wadah sebanyak jenis bentuk balok-balok mainan
  • Piring/nampan sebanyak anak yang turut bermain

Pelaksanaan:klasifikasi bentuk

  • Kelompokkan balok-balok sesuai bentuknya. Masukkan balok-balok dengan bentuk yang sama ke dalam satu wadah
  • Beri anak piring/nampan. Ajak anak mengambil balok-balok dari wadah sesuai keinginannya
  • Biarkan anak berkreasi dengan balok-balok yang diambil
  • Apabila anak telah selesai berkreasi dengan balok, arahkan untuk mengembalikan balok-balok tadi ke wadah yang sesuai.
  • Ajak anak berkomunikasi untuk memahami imajinasi anak pada kreasinya, memperkenalkan bangun 3 dimensi, serta warna.

Resume Kegiatan 24 April 2014:

  1. Brain storming (klasifikasi bilangan dengan kertas dan papan congklak)
  2. Pembukaan
  3. Pembacaan buku, memperkenalkan anggota keluarga
  4. Istirahat
  5. Bermain balok
  6. Muraja’ah: surat an-Naas, doa akan tidur
  7. Menyimpulkan kegiatan
  8. Penutup dengan doa kafaratul majelis

Faedah:

  1. Stimulasi logika/nalar anak (otak kiri)
  2. Stimulasi kreativitas anak (otak kanan)
  3. Memperkenalkan anggota keluarga
  4. Mengenal warna, bentuk, dan bilangan
  5. Belajar tertib, mengantre, adab

Klik di sini untuk melihat foto selengkapnya dari kegiatan hari ini.

lokasi paud hari ini

Bermain Peran Sambil Belajar

Miniatur Rumah untuk Bermain Peran
Miniatur Rumah untuk Bermain Peran

Agenda utama hari ini adalah mengajak anak bermain peran sambil memperkenalkan berbagai tugas di dalam rumah tangga. Sebelum menuju ke agenda utama, anak-anak distimulasi sedikit untuk merangsang mood mereka. Begitu masuk kelas, kegiatan diawali kegiatan mencocokkan kain flanel. Anak-anak diminta meletakkan potongan-potongan kain flanel di piring-piring sesuai warna yang sama. Usai kegiatan ini, anak-anak telah siap melakukan kegiatan inti.

makan bersama
Anak-Anak ‘Makan’ Bersama dengan ‘Masakan’ yang Dibuat Sendiri dalam Simulasi Bermain Peran

Pertama kali, kegiatan dibuka dengan muraja’ah surah al-Fatihah. Selanjutnya, anak-anak diperkenalkan dengan konsep keluarga dengan menyebutkan anggota keluarga masing-masing. Kemudian mereka diajak ke sebuah kamar yang telah disusun sedemikian rupa menyerupai miniatur rumah seutuhnya. Ruangan disekat-sekat dan ditata membentuk ruang-ruang seperti dapur, ruang makan, kamar tidur, ruang kerja, dan paturasan. Anak melakukan aktivitas sehari-hari dalam rumah tangga. Dalam aktivitas-aktivitas tadi, tak  lupa anak-anak diajak berdoa sesuai dengan aktivitas yang dilakukan. Misalnya doa akan tidur, doa bangun tidur, doa sebelum makan, serta doa masuk dan keluar kamar mandi. Kegiatan diakhiri dengan merapikan peralatan-peralatan yang digunakan dalam simulasi serta membuang sampah-sampah yang dihasilkan selama simulasi.

Usai membaca doa kafaratul majelis, peserta PAUD hari ini memperoleh kejutan dari tuan rumah dengan mini games serta sajian-sajian istimewa. Setiap anak diminta mengambil stick kertas warna untuk ditukarkan dengan balon dan hadiah dengan warna yang sama.

Resume kegiatan:
1. Brain storming dengan mencocokkan kain flanel
2. Pembukaan, muraja’ah, mengenal konsep keluarga
3. Simulasi bermain peran
4. Menyimpulkan kegiatan hari ini, penutup
5. Hadiah dan kejutan dari tuan rumah

Faedah:
1. Mengenal warna dan klasifikasi benda berdasar warna
2. Memahami konsep keluarga dan dapat menyebutkan anggota keluarga masing-masing
3. Memahami tugas-tugas dan aktivitas dalam rumah tangga
4. Bersosialisasi dengan teman sebaya, berbagi, mengantri
5. Muraja’ah doa sehari-hari

Foto-foto properti dan kegiatan hari ini dapat dilihat dengan klik di sini (geser ke kiri/kanan untuk melihat gambar-gambar yang ada)

bowling

Siapa Tertib, Dia Lebih Dulu

Kegiatan dimulai on time pukul 9.30 WIB. Untuk brain storming, anak-anak diajak mengenal warna dengan menyebutkan warna baju sendiri dan teman-teman. Dalam kegiatan ini, anak juga belajar mengenal nama teman-temannya. Tutor kemudian membagikan gelas kepada seluruh anak. Anak-anak diminta memasukkan bola ke dalam gelas sejumlah angka yang tertulis di gelas. Kegiatan ini memadukan nalar anak dengan kemampuan motorik. Kegiatan dilanjutkan dengan acara makan bersama, menikmati makanan yang sudah dibawa dan dikumpulkan sebelumnya (potluck). Tidak lupa mencuci tangan dan berdoa sebelum makan ya!

Puas menikmati potluck, anak-anak diminta berbaris dengan tertib. Tutor memilih anak yang dinilai paling tertib untuk memilih simulasi yang ingin dikerjakan terlebih dulu. Anak juga dipersilahkan memilih satu orang teman untuk bersama-sama melakukan simulasi.Kegiatan PAUD hari ini memang menggunakan konsep simulasi estafet sebagaimana pekan lalu. Estafet hari ini terdiri atas tiga kegiatan, yaitu bowling, mobil-mobilan dalam terowongan, serta berkarya menggunakan stempel huruf.

karya-karya anak

1. Bowling

Anak dipersilahkan menggelindingkan bola ke arah pin-pin plastik. Ketika pin-pin plastik telah berjatuhan, anak harus merapikan dulu sebelum bermain lagi atau beralih ke simulasi yang lain.

2. Mobil dan Terowongan

Anak menjalankan mobil-mobilan melewati beberapa terowongan warna-warni. Di samping memahami konsep gerak menggelinding, anak juga belajar mengenal warna, berhitung, dan mengenali simbol angka yang ditempel di badan terowongan.

3. Kreasi Stempel Huruf

Huruf-huruf plastik dicelupkan ke homemade paint color lalu dicetak di atas kertas putih sesuai kreasi anak. Karya anak kemudian digantung di tali menggunakan penjepit.

Kegiatan diakhiri dengan setiap anak membantu merapikan peralatan simulasi, menyimpulkan kegiatan PAUD hari ini, serta ditutup dengan doa kafaratul majelis.

Resume Kegiatan:

  1. Pembukaan, brain storming
  2. Potluck
  3. Estafet, merapikan peralatan
  4. Menyimpulkan kegiatan, penutup

Faedah:

  1. Menyeimbangkan stimulasi otak kanan dan kiri
  2. Melatih motorik kasar dan halus anak
  3. Belajar memilih rekan dan mengantre
  4. Mengenal warna dan angka
  5. Berlatih bertanggung jawab dengan merapikan peralatan yang telah digunakan

Foto-foto kegiatan hari ini dapat dilihat dengan klik di sini.

homemade paint color

Pilih Aktivitas Sesuai Minat

Kegiatan PAUD al-Mumtaz hari ini sangat seru karena anak-anak dibebaskan memilih simulasi-simulasi yang disediakan sesuai minat masing-masing. Simulasi hari ini dibuat dalam model estafet di mana anak dapat berkeliling dan memilih simulasi yang ia suka terlebih dulu. Yang lebih seru lagi hari ini, peran tutor rolling dari orang tua murid mulai dilaksanakan.

Begitu kegiatan dibuka, setiap anak memperoleh selembar kertas HVS. Selanjutnya anak-anak dipersilahkan berkreasi menggunakan homemade paint colors dengan jari-jari mereka, membuat finger paint di kertas masing-masing. Kemudian kegiatan diselingi dengan brain storming dan istirahat. Dalam sesi brain storming, anak-anak diajak menunjukkan anggota badan masing-masing sesuai instruksi dari tutor. Tutor yang interaktif berhasil menarik perhatian anak untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan yang diharapkan.

Berikutnya, masuklah kita ke agenda utama yaitu estafet simulasi. Setiap anak dipersilahkan memilih simulasi yang ingin dimainkan terlebih dulu. Simulasi-simulasi yang disediakan antara lain melukis dengan kuas dan homemade paint colors, memindahkan kacang ke mangkok menggunakan sendok, memasukkan air ke dalam botol menggunakan corong, serta mengaduk sabun menggunakan pengocok telur. Setiap simulasi tadi bermanfaat untuk melatih motorik kasar dan halus anak, serta stimulasi otak kanan atau kreativitas.

Resume kegiatan:

  1. Pembukaan
  2. Kreativitas anak menggunakan homemade paint colors
  3. Mengenal anggota tubuh
  4. Muraja’ah 
  5. Istirahat (makan bersama)
  6. Outdoor : melukis, memindahkan kacang menggunakan sendok, memasukkan air ke dalam botol, mengaduk sabun. Anak dipersilahkanmemilih sesuai minatnya.
  7. Penutup

Faedah:

  1. Stimulasi kreativitas anak (otak kanan)
  2. Mengenal anggota tubuh manusia
  3. Pengenalan gender
  4. Melatih motorik kasar dan halus
  5. Belajar membuat keputusan
  6. Mengetahui minat dan potensi diri
  7. Belajar mengantre
potty

Melatih Kemandirian Anak: Bisa!

Potongan-potongan kain flanel tidak hanya berguna untuk memperkenalkan warna serta tekstur kepada anak. Potongan-potongan kain ini juga dapat digunakan untuk melatih motorik halus pada anak, yaitu dengan kegiatan meronce. Lubangi bagian tengah kain flanel, lalu siapkan seutas tali yang telah diikat di salah satu ujungnya. Masukkan potongan-potongan kain flanel ke tali melalui ujung yang tidak diikat. Inilah brain storming yang mengawali kegiatan PAUD al-Mumtaz hari ini yang dilakukan sambil menunggu peserta datang selengkapnya. Setelah peserta dinilai siap, kegiatan inti PAUD hari ini pun resmi dibuka.

Pada kesempatan kali ini, anak-anak akan dikenalkan dengan potty yang digunakan untuk melatih anak buang air di toilet (toilet training). Setelah ditunjukkan bagaimana menggunakan potty, anak-anak diminta mencoba potty atas kemauan sendiri1. Memang tidak semua anak mau mencoba saat diminta, namun potty disimpan di tempat yang terlihat dan mudah dijangkau oleh anak. Dengan demikian, saat anak memang tertarik untuk mencoba, anak dapat mencobanya setiap saat2.

Waktu istirahat digunakan untuk kegiatan makan bersama. Tidak seperti pekan-pekan sebelumnya di mana setiap anak membawa bekal masing-masing, kali ini tuan rumah menyediakan makanan untuk dimakan bersama saat istirahat. Selain itu, anak-anak didorong untuk makan sendiri tanpa disuapi dan menerapkan adab-adab makan bersama.

Pelatihan kemandirian anak hari ini tidak cukup sampai di sini. Kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi memakai celana dan jaket sendiri3. Anak yang sudah terampil mengenakan celana dan jaket sendiri diminta mempraktikkan untuk memberi contoh anak yang lain. Metode ini ternyata memacu anak-anak yang lain untuk bisa melakukan juga. Kegiatan diakhiri dengan muraja’ah surah al-Fatihah, menyimpulkan kegiatan, serta ditutup dengan doa kafaratul majelis.

Resume Kegiatan:

  • Kegiatan meronce (sambil menunggu peserta datang)
  • Pembukaan + pengenalan potty untuk toilet training disertai praktik
  • Istirahat : pelatihan adab makan dan makan secara mandiri
  • Berlatih memakai celana dan jaket sendiri
  • Muraja’ah + penutup

Faedah:

  • Melatih kemandirian anak
  • Mendorong anak untuk mau tampil ke depan
  • Bersosialisasi, dengan membantu teman yang kesulitan
  • Memahami adab buang air dan cara buang air di toilet

Endnotes:

  1. hanya cara duduknya, tidak dengan praktik melepas baju/celana
  2. untuk praktik yang real di rumah, potty harus diletakkan di tempat tertutup agar anak terbiasa dengan adab buang air
  3. dirangkap di atas baju yang sudah dipakai
jepitan

Aneka Inspirasi Stimulasi Anak di Sekitar Kita

Stimulasi untuk anak-anak di usia dini bisa dilakukan dengan berbagai cara dan memanfaatkan bahan-bahan sederhana serta apa saja yang ada di sekitar kita. Dimulai dari kertas origami yang memiliki aneka warna, anak bisa dikenalkan pada macam-macam warna. Anak juga dapat diajari teknik melipat sederhana dan mereka merasa senang dengan apa yang telah dilakukan. Dengan kertas origami pula, anak dapat diajak menggambar berbagai pola bangun dasar lalu orang dewasa membantu untuk menggunting pola-pola tersebut. Selanjutnya, anak dapat bersenang-senang dengan mengoleskan lem pada pola-pola tadi lalu ditempel ke kelompok yang bersesuaian (klasifikasi bentuk). Aktivitas-aktivitas tadi bermanfaat untuk menstimulasi berbagai kemampuan anak dari motorik halus dan kasar, daya nalar, kreativitas, dan lain-lain.

Continue reading