Tag Archives: kemampuan klasifikasi

Klasifikasi Bentuk Makanan: Lingkaran/Bulat (Dok. Al-Mumtaz)

Klasifikasi Bentuk Makanan

Kegiatan Al-Mumtaz (17/10) diawali dengan kegiatan menggunting kertas untuk menyambut kedatangan setiap siswa dan dilanjutkan dengan aktivitas fisik berupa merayap masuk-keluar terowongan. Selanjutnya, kegiatan dibuka dan dilanjutkan dengan muroja’ah surah al-Falaq.

Tema kegiatan hari ini adalah makanan. Siswa diperkenalkan dengan macam-macam makanan dan kandungannya. Dalam sesi story telling di mana pengajar menunjukkan berbagai gambar makanan, beberapa siswa aktif menceritakan pendapat maupun pengalamannya dengan makanan-makanan tersebut.

Dalam kegiatan utama, terdapat beberapa aktivitas yang dapat dipilih oleh anak yaitu

1. Klasifikasi Makanan Berdasar Bentuk

  • Persiapan: Cari gambar-gambar makanan berbentuk lingkaran/bulat, segitiga, dan kotak. Lalu siapkan kardus, buat potongan besar berbentuk lingkaran, segitiga, dan kotak. Tempelkan kardus di dinding.
  • Aktivitas: Ajak anak untuk menempelkan gambar-gambar makanan ke kardus berdasar bentuk yang bersesuaian.

Klasifikasi Bentuk Makanan: Lingkaran/Bulat (Dok. Al-Mumtaz)
Klasifikasi Bentuk Makanan: Lingkaran/Bulat (Dok. Al-Mumtaz)

2. Maze Makanan

  • Persiapan: Cari/buat gambar maze perburuan makanan. Untuk anak yang lebih muda, buat maze yang lebih sederhana
  • Aktivitas: Ajak anak membuat jalur dari ujung maze melalui jalur yang benar hingga mencapai gambar makanan.

3. Meronce

  • Persiapan: Siapkan tali kur lalu bundel salah satu ujungnya. Siapkan pula beberapa batang sedotan aneka warna, potong kecil-kecil + 2cm.
  • Aktivitas: Bebaskan anak untuk memasukkan potongan-potongan sedotan ke tali kur.

Anak Meronce Kalung dari Sedotan dan Tali Kur
Anak Meronce Kalung dari Sedotan dan Tali Kur (Dok. Al-Mumtaz)

Kegiatan senantiasa diakhiri dengan membereskan alat-alat permainan, mereview kembali kegiatan hari ini, serta doa kafaratul majelis.

Resume Kegiatan:

  1. Kedatangan: kegiatan menggunting
  2. Aktivitas fisik: merayap masuk-keluar terowongan
  3. Pembukaan: muroja’ah surah al-Falaq, story telling tentang makanan
  4. Kegiatan utama: klasifikasi bentuk makanan, maze makanan, meronce
  5. Penutup
Pilah dan Masukkan Berdasar Warna

Pilah dan Masukkan Berdasarkan Warna

Aktivitas ini terinspirasi dari Sort & Drop with Lego Bricks di situs Toddler Approved! yang berfungsi untuk melatih anak melakukan klasifikasi berdasarkan warna. Anak saya belum memiliki permainan bricks (apalagi merk Lego :D) namun memiliki permainan puzzle angka dan huruf yang berwarna-warni. Kami pun menggunakan puzzle tersebut untuk melakukan permainan ini, sekalian untuk mengenalkan huruf dan angka sembari bermain. Berikut persiapan yang dibutuhkan dan cara memainkannya.

Pilah dan Masukkan Berdasar Warna
Pilah dan Masukkan Berdasar Warna (Dok. Al Mumtaz)

Persiapan:

  • Ambil kardus, lapisi dengan kertas, lalu beri lubang-lubang sebanyak macam warna bricks/puzzle. Ukurannya dibuat agar bricks/puzzle tadi mudah dimasukkan.
  • Beri list di sekeliling lubang dengan warna-warna bricks/puzzle.

Aktivitas:

  • Ajak anak memasukkan bricks/puzzle ke dalam kardus melalui lubang yang sesuai dengan warna bricks/puzzle.
  • Untuk anak yang sudah mulai belajar tentang huruf dan angka, ajak untuk menyebutkan huruf/angka yang tertera pada puzzle (optional).

 

 

Bermain Sambil Mengenal Huruf dan Angka

Memperkenalkan angka untuk anak usia dini
Mengenal Angka dan Urutannya dengan Kartu Angka

Kelas rutin Al-Mumtaz selalu seru dan dinanti oleh murid dan orang tua murid. Bagi murid, Al-Mumtaz menjadi wadah sosialisasi dengan teman sebaya dan mengasah berbagai kemampuan. Bagi orang tua murid, kegiatan-kegiatan di Al-Mumtaz banyak menginspirasi bagaimana menjalani hari-hari bersama buah hati tercinta. Sharing pun sering dilakukan antar orang tua murid untuk saling melengkapi pengalaman dalam mendidik anak, terutama untuk anak-anak usia dini.

Kegiatan Al-Mumtaz (26/9) diawali dengan kegiatan melingkari huruf ‘a’ pada kertas. Dalam kegiatan ini, murid diberi selembar kertas bertuliskan huruf-huruf ‘a’, ‘b’, dan ‘c’ yang diacak. Di dalam kertas tersebut, telah diberi sebuah contoh berupa lingkaran merah yang melingkari sebuah huruf ‘a’. Murid diarahkan untuk dapat mengidentifikasi huruf ‘a’ yang lain di dalam kertas. Usai mengidentifikasi huruf ‘a’, seluruh murid diajak berolahraga dengan menendang serta lempar-tangkap bola. Kedua kegiatan ini merupakan kegiatan sambutan yang dilakukan sebagai pengantar agar anak siap mengikuti aktivitas kelas yang sesungguhnya. Setelah kedua kegiatan tersebut dilaksanakan, kelas pun dimulai dengan mereview kegiatan kelas di pekan sebelumnya. Selanjutnya, mengingat sekarang kita telah memasuki bulan Dzulhijah, maka saat ini menjadi  waktu yang tepat untuk memperkenalkan bulan Dzulhijah kepada para murid. Tutor menceritakan keutamaan bulan Dzulhijah beserta amalan-amalan di bulan tersebut seperti haji, qurban, dan Idul ‘Adha.

Setelah diselingi dengan istirahat, kelas dilanjutkan dengan berbagai aktivitas estafet di bawah ini (foto-foto bisa dilihat di Galeri PAUD al-Mumtaz):

1. Mengenal huruf ‘b’ dengan bola

  • Persiapan: Siapkan bola, tuliskan huruf ‘b’ di lantai, dan letakkan huruf/angka lain di dekatnya.
  • Aktivitas: Ajak anak untuk melempar bola mengenai huruf b
  • Manfaat: motorik kasar (melempar), koordinasi otak-mata-tangan, mengenal huruf.

2. Klasifikasi warna dengan ring dan stick

  • Persiapan: Siapkan ring aneka warna, lalu siapkan stick es krim yang ditancapkan di gabus.
  • Aktivitas: Masukkan beberapa ring ke setiap stick. Ajak anak untuk memasukkan ring yang lain di stick dengan warna ring yang sama.
  • Manfaat: mengenal warna, klasifikasi warna, motorik halus (memasukkan ring ke stick)

3. Berhitung dan mengenal angka menggunakan pompom

  • Persiapan: Siapkan wadah dan pompom aneka warna. Tuliskan sebuah angka pada wadah.
  • Aktivitas: Ajak anak memasukkan pompom ke dalam wadah sesuai angka yang terterta di wadahnya.
  • Manfaat: mengenal angka dan bilangan, mengenal warna, motorik kasar (meremas pompom, rabaan kasar/halus), motorik halus (memasukkan pompom ke wadah)

4. Menyusun kartu angka

  • Persiapan: Siapkan kartu-kartu bertuliskan angka.
  • Aktivitas: Ajak anak untuk mengurutkan kartu-kartu tersebut ke dalam urutan angka yang benar (beri contoh dulu).
  • Manfaat: mengenal angka dan urutannya, mengenal warna

5. Koran dan Latihan Koordinasi

  • Persiapan: Siapkan kertas koran dan wadah yang cukup lebar
  • Aktivitas: Ajak anak mengambil koran untuk diremas hingga membentuk bola-bola, lalu dorong anak untuk melemparkannya hingga masuk ke wadah
  • Manfaat: Motorik kasar (meremas, melempar), koordinasi otak-mata-motorik, motorik halus (memasukkan koran ke wadah)

Sebagaimana biasanya, para murid selalu diajak membantu membereskan alat-alat permainan sebelum kegiatan ditutup. Namun kegiatan hari ini istimewa karena partisipan tidak langsung pulang setelah kegiatan ditutup. Partisipan menyelenggarakan acara makan siang bersama di mana hidangannya dikumpulkan dengan sistem potluck oleh seluruh partisipan. Selama acara makan siang, para partisipan al-Mumtaz dapat saling berbagi pengalaman maupun hidangan. Dengan kegiatan semacam ini, ukhuwah antar partisipan diharapkan akan menjadi semakin solid.

Resume kegiatan:

  1. Welcoming: melingkari huruf ‘a’
  2. Olahraga
  3. Pembukaan, sirah nabawiyah
  4. Istirahat
  5. Estafet
  6. Penutup

 

berkreasi dengan balok4

Kreativitas, Klasifikasi, dan Tanggung Jawab dalam Permainan Edukasi Balok

Alhamdulillah, hari Jum’at datang lagi, dan anak-anak Al Mumtaz sekolah lagi. Ternyata banyak dari mereka yang merasa senang bersekolah, berkumpul bersama teman-teman, belajar bersama Ibu Guru, bermain dengan tema permainan edukatif, dan lain sebagainya. Ini menjadi nikmat tersendiri bagi para ibu yang anak-anaknya tergabung di PAUD Al Mumtaz, alhamdulillaah.

Seperti hari ini, walaupun cukup banyak anak yang tidak hadir karena sakit (empat orang), namun anak-anak yang hadir tetap bersemangat mengikuti kegiatan bermain dan belajar.

Kegiatan pembukaan diawali dengan permainan melempar bola ke dalam wadah. Ibu Guru menyediakan dua buah wadah berisi gelas air mineral kosong. Di wadah pertama diletakkan tiga buah gelas kosong, dan wadah kedua diletakkan lima buah gelas kosong. Di sini anak-anak belajar menentukan mana yang banyak dan mana yang sedikit dengan cara melempar bola biru ke wadah yang isi gelasnya sedikit, dan melempar bola merah ke wadah yang isi gelasnya lebih banyak.

Pengenalan Definisi Banyak dan Sedikit pada Anak
Pengenalan Definisi Banyak dan Sedikit pada Anak Usia Dini

Kegiatan selanjutnya adalah olahraga untuk melatih motorik halus anak. Dalam salah satu gerakan olahraga, anak-anak diminta berjinjit sambil melompat-lompat kecil serta berjalan sambil berjinjit.

Setelah itu, anak-anak diperbolehkan menikmati bekal yang mereka bawa. Kemudian anak-anak berkumpul kembali bersama Ibu Guru untuk mengingat kembali pelajaran sebelumnya mengenai ‘Siapa Rabb-mu, apa agamamu, dan siapa nabimu?’. Ibu Guru bersama anak-anak juga melakukan muroja’ah surah An Naas yang dilanjutkan dengan materi pengenalan lingkungan sekolah, fungsi sekolah. Ibu Guru tidak lupa juga menunjukkan gambar sekolah.

Rangkaian kegiatan selanjutnya adalah kegiatan inti, yakni menyusun bangun dari berbagai bentuk balok yang telah disediakan. Anak-anak diposisikan di alas duduk masing-masing, lalu mereka berkreasi membentuk bangunan yang memanjang atau yang tinggi. Selain itu, Ibu Guru juga meminta anak-anak membuat bangun sekolah karya mereka sendiri. Setelah selesai membentuk bangunan beraneka rupa, mereka diminta kembali mengelompokkan balok-balok ke dalam wadah, sesuai dengan bentuk masing-masing.

Siswa Al-Mumtaz Berkreasi dengan Balok
Siswa Al-Mumtaz Berkreasi dengan Balok

Demikianlah kegiatan PAUD Al Mumtaz hari ini. Kegiatan ditutup dengan mengingat kembali kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan, dan anak-anak membaca doa kafaratul majlis. Semoga anak-anak Al Mumtaz yang sedang sakit segera diasembuhkan oleh Allaah Ta’aalaa sehingga pekan depan bisa ikut bermain dan belajar kembali bersama Al Mumtaz.

Resume Kegiatan:

  1. Pembukaan, melempar bola ke dalam wadah (definisi banyak dan sedikit), olahraga (motorik halus)
  2. Istirahat
  3. Ushuluts tsalatsah, muroja’ah surah An Naas
  4. Pengenalan lingkungan dan fungsi sekolah
  5. Kreasi balok
  6. Penutup

Foto-foto kegiatan hari ini selengkapnya dapat dilihat di Galeri Al-Mumtaz.

 

 

Memperkenalkan Masjid Pada Anak

Memperkenalkan Masjid Pada Anak Sejak Dini

Klasifikasi Benda Berdasar Tempat (Dok. Al-Mumtaz)
Klasifikasi Benda Berdasar Tempat (Dok. Al-Mumtaz)

Masjid merupakan tempat ibadah bagi umat muslim sedunia. Para lelaki dari umat Islam diwajibkan untuk menunaikan shalat wajib berjama’ah di masjid jika sudah menginjak usia baligh. Kebiasaan untuk mau ke masjid di setiap waktu shalat pada umumnya tidaklah muncul begitu saja, namun perlu dibiasakan sejak dini. Walaupun demikian, sebelum membawa anak ke masjid, anak perlu diajarkan terlebih dulu tentang adab-adab di dalam masjid. Hal ini penting, selain agar anak menjadi paham, juga untuk menghindari hal-hal negatif yang muncul sebagai reaksi dari masyarakat luas.

Sesi kelas kali ini bertujuan untuk memperkenalkan anak kepada masjid dan mengajarkan adab-adab di dalam masjid. Sebagai sambutan selamat datang, anak-anak diperlihatkan dua gambar besar yaitu gambar rumah dan gambar masjid. Anak-anak juga diperlihatkan potongan-potongan kertas bergambar benda-benda yang seharusnya ada di rumah dan di masjid. Setelah mengidentifikasi benda-benda dalam potongan-potongan kertas, anak-anak diminta untuk menempelkan benda-benda tersebut di tempat yang sesuai. Apakah benda tersebut seharusnya berada di rumah ataukah di masjid. Pengajar juga menjelaskan berbagai adab di dalam masjid.

Kegiatan dilanjutkan dengan olahraga. Pada mulanya, anak-anak terlihat enggan berolahraga. Namun setelah pengajar mengeluarkan kertas koran dan mengajak anak-anak untuk melompat melewati koran, anak-anak jadi sangat bersemangat dan tidak ingin berhenti. Sayangnya, olahraga akhirnya harus disudahi dan kegiatan beralih ke sesi berikutnya yaitu muroja’ah surah an-Naas. Subhanallah, pada kelas kali ini, beberapa anak mau mendemonstrasikan hafalan mereka di depan kelas atas kemauan sendiri. Baarakallahu fiikum. Diselingi dengan istirahat makan, kegiatan estafet pun dimulai antara lain klasifikasi huruf hijaiyah, maze sederhana, mewarnai gambar, dan puzzle sederhana.

1. Klasifikasi huruf hijaiyah

  • Persiapan: Buat bendera dari kertas dan sedotan. Tuliskan sebuah huruf hijaiyah pada bendera. Siapkan pula botol-botol dan tuliskan sebuah huruf hijaiyah di badan botol.
  • Aktivitas: Masukkan bendera ke botol dengan huruf hijaiyah yang sesuai.

Kegiatan Memasangkan Huruf Hijaiyah (Dok. Al-Mumtaz)
Kegiatan Memasangkan Huruf Hijaiyah (Dok. Al-Mumtaz)

2. Maze sederhana

  • Persiapan: cetak gambar rumah dan masjid di atas selembar kertas. Hubungkan rumah dan masjid dengan labirin (maze) sederhana.
  • Aktivitas: Minta anak menandai jalur yang benar yang menghubungkan rumah dengan masjid.

Labirin: Menandai Jalan yang Benar dari Rumah ke Masjid (Dok. Al-Mumtaz)
Labirin: Menandai Jalan yang Benar dari Rumah ke Masjid (Dok. Al-Mumtaz)

3. Mewarnai gambar

  • Persiapan: cetak gambar masjid di atas selembar kertas. Warnai setiap bagian masjid namun sisakan satu bagian tanpa diberi warna (misalnya kubah).
  • Aktivitas: Dorong anak untuk mewarnai bagian masjid yang belum diberi warna.

Seorang Siswa PAUD Al-Mumtaz Sedang Mewarnai Kubah Masjid (Dok. Al-Mumtaz)
Seorang Siswa PAUD Al-Mumtaz Sedang Mewarnai Kubah Masjid (Dok. Al-Mumtaz)

4. Puzzle sederhana

  • Persiapan: cetak sebuah gambar di atas selembar kertas (misalnya gambar orang sedang takbiratul ikhram, tanpa wajah). Tempelkan gambar di kardus agar tidak mudah robek lalu potong menjadi tiga bagian dan diacak.
  • Aktivitas: Arahkan anak untuk menyusun puzzle agar membentuk gambar yang benar.

Puzzle Sederhana untuk Anak Usia Dini (Dok. Al-Mumtaz)
Puzzle Sederhana untuk Anak Usia Dini (Dok. Al-Mumtaz)

Resume kegiatan:

  1. Pembukaan, pengenalan masjid, klasifikasi benda sesuai tempat keberadaan.
  2. Muroja’ah surah an-Naas.
  3. Olahraga.
  4. Istirahat makan
  5. Estafet: klasifikasi huruf hijaiyah, maze sederhana, mewarnai gambar, puzzle sederhana.
  6. Penutup.

Foto-foto kegiatan hari ini juga dapat dilihat di Galeri PAUD Al-Mumtaz.

bricks

Ketika Orang Tua Sibuk

Setelah sebulan libur, kegiatan PAUD Al-Mumtaz akan segera dimulai lagi. Tapi sebelum itu, ada rapat orangtua murid dulu nih! Sementara para orangtua murid sedang rapat, apa yang dilakukan oleh anak-anak? Jelas anak-anak tidak dibiarkan begitu saja. Disediakan sarana-sarana permainan edukatif yang dapat dimainkan secara bebas oleh anak, antara lain:

1. Clay/Dough

Siapa tidak kenal dough? Anak-anak dapat berkreasi sesuai imajinasi mereka menggunakan dough. Tak perlu khawatir meninggalkan anak-anak bersama dough, apalagi jika menggunakan homemade dough yang dijamin aman untuk anak-anak. Klik di sini untuk mengetahui cara membuat dough sendiri. dough 2. Bricks
Bricks yang sering diidentikkan dengan LEGO  juga merupakan salah satu permainan edukatif favorit anak. Anak dipersilahkan mewujudkan imajinasi mereka menggunakan bricks atau berlatih mengelompokkan bricks ke dalam ember-ember sesuai warna. Untuk menambah tantangan, anak boleh mencoba memasukkan bricks ke dalam ember bukan langsung menggunakan tangan, melainkan menggunakan penjepit makanan. bricks

3. Huruf Hijaiyah

Anak-anak selalu tertarik dengan kegiatan menempel. Cetak sebuah huruf hijaiyah pada selembar kertas lalu tempelkan di dinding. Lakukan hal yang sama sehingga terdapat beberapa huruf hijaiyah di dinding. Cetak huruf-huruf hijaiyah dengan ukuran yang lebih kecil di kertas lalu potong-potong per huruf. Ajak anak untuk menempelkan potongan-potongan huruf hijaiyah ke ke dinding di kertas yang sesuai dengan hurufnya. 

huruf hijaiyah huruf hijaiyah2

Seru bukan? Para orangtua dapat tenang melaksanakan kegiatan sementara para anak asyik dengan aktivitas edukatif mereka sendiri.

berkreasi dengan balok4

Klasifikasi Bentuk dan Bilangan

Melatih ketrampilan klasifikasi benda dan bilangan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Dua aktivitas berikut ini bisa menjadi pilihan untuk para orang tua. Anak dapat sekaligus mengenal warna, bentuk.serta mengasah kreativitas.

Aktivitas 1

Bahan:

  • Papan Congklak
  • Kertas

Pelaksanaan:

  • Cetak bangun datar dengan jumlah yang berbeda-beda pada kertas, lalu buat duplikatnya.
  • Kumpulkan gambar duplikatnya di satu tempat, sebarkan gambar cetakan yang lain di lubang-lubang papan congklak
  • Anak-anak diminta untuk memasukkan gambar-gambar duplikat ke gambar cetak yang sama di lubang-lubang papan coklak
  • Ajak anak berkomunikasi untuk mengenalkan nama bangun (2 dimensi) yang tergambar, warna, serta banyaknya gambar yang tercetak.

klasifikasi bilangan

Aktivitas 2

Bahan:

  • Balok-balok mainan
  • Wadah sebanyak jenis bentuk balok-balok mainan
  • Piring/nampan sebanyak anak yang turut bermain

Pelaksanaan:klasifikasi bentuk

  • Kelompokkan balok-balok sesuai bentuknya. Masukkan balok-balok dengan bentuk yang sama ke dalam satu wadah
  • Beri anak piring/nampan. Ajak anak mengambil balok-balok dari wadah sesuai keinginannya
  • Biarkan anak berkreasi dengan balok-balok yang diambil
  • Apabila anak telah selesai berkreasi dengan balok, arahkan untuk mengembalikan balok-balok tadi ke wadah yang sesuai.
  • Ajak anak berkomunikasi untuk memahami imajinasi anak pada kreasinya, memperkenalkan bangun 3 dimensi, serta warna.

Resume Kegiatan 24 April 2014:

  1. Brain storming (klasifikasi bilangan dengan kertas dan papan congklak)
  2. Pembukaan
  3. Pembacaan buku, memperkenalkan anggota keluarga
  4. Istirahat
  5. Bermain balok
  6. Muraja’ah: surat an-Naas, doa akan tidur
  7. Menyimpulkan kegiatan
  8. Penutup dengan doa kafaratul majelis

Faedah:

  1. Stimulasi logika/nalar anak (otak kiri)
  2. Stimulasi kreativitas anak (otak kanan)
  3. Memperkenalkan anggota keluarga
  4. Mengenal warna, bentuk, dan bilangan
  5. Belajar tertib, mengantre, adab

Klik di sini untuk melihat foto selengkapnya dari kegiatan hari ini.

lokasi paud hari ini

Bermain Peran Sambil Belajar

Miniatur Rumah untuk Bermain Peran
Miniatur Rumah untuk Bermain Peran

Agenda utama hari ini adalah mengajak anak bermain peran sambil memperkenalkan berbagai tugas di dalam rumah tangga. Sebelum menuju ke agenda utama, anak-anak distimulasi sedikit untuk merangsang mood mereka. Begitu masuk kelas, kegiatan diawali kegiatan mencocokkan kain flanel. Anak-anak diminta meletakkan potongan-potongan kain flanel di piring-piring sesuai warna yang sama. Usai kegiatan ini, anak-anak telah siap melakukan kegiatan inti.

makan bersama
Anak-Anak ‘Makan’ Bersama dengan ‘Masakan’ yang Dibuat Sendiri dalam Simulasi Bermain Peran

Pertama kali, kegiatan dibuka dengan muraja’ah surah al-Fatihah. Selanjutnya, anak-anak diperkenalkan dengan konsep keluarga dengan menyebutkan anggota keluarga masing-masing. Kemudian mereka diajak ke sebuah kamar yang telah disusun sedemikian rupa menyerupai miniatur rumah seutuhnya. Ruangan disekat-sekat dan ditata membentuk ruang-ruang seperti dapur, ruang makan, kamar tidur, ruang kerja, dan paturasan. Anak melakukan aktivitas sehari-hari dalam rumah tangga. Dalam aktivitas-aktivitas tadi, tak  lupa anak-anak diajak berdoa sesuai dengan aktivitas yang dilakukan. Misalnya doa akan tidur, doa bangun tidur, doa sebelum makan, serta doa masuk dan keluar kamar mandi. Kegiatan diakhiri dengan merapikan peralatan-peralatan yang digunakan dalam simulasi serta membuang sampah-sampah yang dihasilkan selama simulasi.

Usai membaca doa kafaratul majelis, peserta PAUD hari ini memperoleh kejutan dari tuan rumah dengan mini games serta sajian-sajian istimewa. Setiap anak diminta mengambil stick kertas warna untuk ditukarkan dengan balon dan hadiah dengan warna yang sama.

Resume kegiatan:
1. Brain storming dengan mencocokkan kain flanel
2. Pembukaan, muraja’ah, mengenal konsep keluarga
3. Simulasi bermain peran
4. Menyimpulkan kegiatan hari ini, penutup
5. Hadiah dan kejutan dari tuan rumah

Faedah:
1. Mengenal warna dan klasifikasi benda berdasar warna
2. Memahami konsep keluarga dan dapat menyebutkan anggota keluarga masing-masing
3. Memahami tugas-tugas dan aktivitas dalam rumah tangga
4. Bersosialisasi dengan teman sebaya, berbagi, mengantri
5. Muraja’ah doa sehari-hari

Foto-foto properti dan kegiatan hari ini dapat dilihat dengan klik di sini (geser ke kiri/kanan untuk melihat gambar-gambar yang ada)

jepitan

Aneka Inspirasi Stimulasi Anak di Sekitar Kita

Stimulasi untuk anak-anak di usia dini bisa dilakukan dengan berbagai cara dan memanfaatkan bahan-bahan sederhana serta apa saja yang ada di sekitar kita. Dimulai dari kertas origami yang memiliki aneka warna, anak bisa dikenalkan pada macam-macam warna. Anak juga dapat diajari teknik melipat sederhana dan mereka merasa senang dengan apa yang telah dilakukan. Dengan kertas origami pula, anak dapat diajak menggambar berbagai pola bangun dasar lalu orang dewasa membantu untuk menggunting pola-pola tersebut. Selanjutnya, anak dapat bersenang-senang dengan mengoleskan lem pada pola-pola tadi lalu ditempel ke kelompok yang bersesuaian (klasifikasi bentuk). Aktivitas-aktivitas tadi bermanfaat untuk menstimulasi berbagai kemampuan anak dari motorik halus dan kasar, daya nalar, kreativitas, dan lain-lain.

Continue reading