Tag Archives: logika

Pilah dan Masukkan Berdasar Warna

Pilah dan Masukkan Berdasarkan Warna

Aktivitas ini terinspirasi dari Sort & Drop with Lego Bricks di situs Toddler Approved! yang berfungsi untuk melatih anak melakukan klasifikasi berdasarkan warna. Anak saya belum memiliki permainan bricks (apalagi merk Lego :D) namun memiliki permainan puzzle angka dan huruf yang berwarna-warni. Kami pun menggunakan puzzle tersebut untuk melakukan permainan ini, sekalian untuk mengenalkan huruf dan angka sembari bermain. Berikut persiapan yang dibutuhkan dan cara memainkannya.

Pilah dan Masukkan Berdasar Warna
Pilah dan Masukkan Berdasar Warna (Dok. Al Mumtaz)

Persiapan:

  • Ambil kardus, lapisi dengan kertas, lalu beri lubang-lubang sebanyak macam warna bricks/puzzle. Ukurannya dibuat agar bricks/puzzle tadi mudah dimasukkan.
  • Beri list di sekeliling lubang dengan warna-warna bricks/puzzle.

Aktivitas:

  • Ajak anak memasukkan bricks/puzzle ke dalam kardus melalui lubang yang sesuai dengan warna bricks/puzzle.
  • Untuk anak yang sudah mulai belajar tentang huruf dan angka, ajak untuk menyebutkan huruf/angka yang tertera pada puzzle (optional).

 

 

Aktivitas Balita

Kurikulum Harian Pendidikan Anak

Situs pendidikan Media Pendidikan Alternatif merupakan sebuah situs yang menyajikan berbagai informasi yang dapat menginspirasi pembacanya. Dari cara membuat berbagai produk, informasi-informasi atas kaidah-kaidah syariat yang sering dialami seorang muslim, hingga tips dan sharing tentang mendidik anak. Yang lebih penting, semuanya dilandasi oleh dalil yang shahih yaitu tidak menyelisihi syariat Rasulullah Muhammad shalalllahu ‘alaihi wassalam.

 

Aktivitas Balita
Aktivitas Balita

Dalam hal mendidik anak, seringkali orang tua merasa bingung “Apa yang harus kulakukan pada anakku setiap hari untuk mendidik anakku?” Pergantian hari dapat menjadi momok bagi orang tua jika tidak memiliki rencana atas apa yang harus dilakukannya untuk mendidik anak. Situs Media Pendidikan Alternatif memberikan salah satu solusi atas masalah tersebut dengan berbagi kepada para orang tua, khususnya bagi mereka yang memiliki anak berusia 2-3 tahun. Melalui tulisannya yang bertajuk Aneka Kegiatan Belajar Usia Balita (2-3 tahun), situs ini memberikan alternatif kegiatan para balita per hari.

Kegiatan-kegiatan tersebut meliputi program harian dan program tematik. Program harian berisi kegiatan-kegiatan yang harus terus dilakukan setiap hari untuk mencapai aspek-aspek tujuan pendidikan. Adapun program tematik merupakan kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan sebagai sarana anak untuk memahami tema-tema tertentu. Seluruh kegiatan tersebut dirancang sebagai media pendidikan keimanan, intelektual, motorik, sosial/akhlaq, dan kemandirian anak.

Program Rutin Harian :
1. Ajaklah anak sholat setiap saat
2. Membacakan surat surat pendek baik menjelang tidur ataupun pada saat aktivitas lain.
3. Ajaklah anak berwudhu menjelang sholat
4. Biasakan anak membaca basmalah dan hamdalah
5. Biasakan membaca buku minimal 4 – 5 buku sehari atau mengenal benda/kosakata baru melalui flash card atau buku.
6. Melakukan aktivitas coret mencoret(menggambar, mewarnai, bermain puzzle, lego)
7. Olahraga (lari, bermain panjat memanjat, atau main bola)
8. Melatih kebiasaan ke toilet sendiri, melepas baju sendiri, dan selalu rapi
9. Mengajarkan berbagi mainan atau hal lain dengan temannya
10. Melatih mengucapkan ungkapan terimakasih, maaf dsbnya

Program tematik dalam artikel tersebut dirancang untuk program aktivitas selama 7 pekan dan dirinci untuk setiap harinya. Program lebih lengkap dapat dipelajari langsung melalui link ke artikel Aneka Kegiatan Belajar Usia Balita (2-3 Tahun) ini.

Bermain Sambil Mengenal Huruf dan Angka

Memperkenalkan angka untuk anak usia dini
Mengenal Angka dan Urutannya dengan Kartu Angka

Kelas rutin Al-Mumtaz selalu seru dan dinanti oleh murid dan orang tua murid. Bagi murid, Al-Mumtaz menjadi wadah sosialisasi dengan teman sebaya dan mengasah berbagai kemampuan. Bagi orang tua murid, kegiatan-kegiatan di Al-Mumtaz banyak menginspirasi bagaimana menjalani hari-hari bersama buah hati tercinta. Sharing pun sering dilakukan antar orang tua murid untuk saling melengkapi pengalaman dalam mendidik anak, terutama untuk anak-anak usia dini.

Kegiatan Al-Mumtaz (26/9) diawali dengan kegiatan melingkari huruf ‘a’ pada kertas. Dalam kegiatan ini, murid diberi selembar kertas bertuliskan huruf-huruf ‘a’, ‘b’, dan ‘c’ yang diacak. Di dalam kertas tersebut, telah diberi sebuah contoh berupa lingkaran merah yang melingkari sebuah huruf ‘a’. Murid diarahkan untuk dapat mengidentifikasi huruf ‘a’ yang lain di dalam kertas. Usai mengidentifikasi huruf ‘a’, seluruh murid diajak berolahraga dengan menendang serta lempar-tangkap bola. Kedua kegiatan ini merupakan kegiatan sambutan yang dilakukan sebagai pengantar agar anak siap mengikuti aktivitas kelas yang sesungguhnya. Setelah kedua kegiatan tersebut dilaksanakan, kelas pun dimulai dengan mereview kegiatan kelas di pekan sebelumnya. Selanjutnya, mengingat sekarang kita telah memasuki bulan Dzulhijah, maka saat ini menjadi  waktu yang tepat untuk memperkenalkan bulan Dzulhijah kepada para murid. Tutor menceritakan keutamaan bulan Dzulhijah beserta amalan-amalan di bulan tersebut seperti haji, qurban, dan Idul ‘Adha.

Setelah diselingi dengan istirahat, kelas dilanjutkan dengan berbagai aktivitas estafet di bawah ini (foto-foto bisa dilihat di Galeri PAUD al-Mumtaz):

1. Mengenal huruf ‘b’ dengan bola

  • Persiapan: Siapkan bola, tuliskan huruf ‘b’ di lantai, dan letakkan huruf/angka lain di dekatnya.
  • Aktivitas: Ajak anak untuk melempar bola mengenai huruf b
  • Manfaat: motorik kasar (melempar), koordinasi otak-mata-tangan, mengenal huruf.

2. Klasifikasi warna dengan ring dan stick

  • Persiapan: Siapkan ring aneka warna, lalu siapkan stick es krim yang ditancapkan di gabus.
  • Aktivitas: Masukkan beberapa ring ke setiap stick. Ajak anak untuk memasukkan ring yang lain di stick dengan warna ring yang sama.
  • Manfaat: mengenal warna, klasifikasi warna, motorik halus (memasukkan ring ke stick)

3. Berhitung dan mengenal angka menggunakan pompom

  • Persiapan: Siapkan wadah dan pompom aneka warna. Tuliskan sebuah angka pada wadah.
  • Aktivitas: Ajak anak memasukkan pompom ke dalam wadah sesuai angka yang terterta di wadahnya.
  • Manfaat: mengenal angka dan bilangan, mengenal warna, motorik kasar (meremas pompom, rabaan kasar/halus), motorik halus (memasukkan pompom ke wadah)

4. Menyusun kartu angka

  • Persiapan: Siapkan kartu-kartu bertuliskan angka.
  • Aktivitas: Ajak anak untuk mengurutkan kartu-kartu tersebut ke dalam urutan angka yang benar (beri contoh dulu).
  • Manfaat: mengenal angka dan urutannya, mengenal warna

5. Koran dan Latihan Koordinasi

  • Persiapan: Siapkan kertas koran dan wadah yang cukup lebar
  • Aktivitas: Ajak anak mengambil koran untuk diremas hingga membentuk bola-bola, lalu dorong anak untuk melemparkannya hingga masuk ke wadah
  • Manfaat: Motorik kasar (meremas, melempar), koordinasi otak-mata-motorik, motorik halus (memasukkan koran ke wadah)

Sebagaimana biasanya, para murid selalu diajak membantu membereskan alat-alat permainan sebelum kegiatan ditutup. Namun kegiatan hari ini istimewa karena partisipan tidak langsung pulang setelah kegiatan ditutup. Partisipan menyelenggarakan acara makan siang bersama di mana hidangannya dikumpulkan dengan sistem potluck oleh seluruh partisipan. Selama acara makan siang, para partisipan al-Mumtaz dapat saling berbagi pengalaman maupun hidangan. Dengan kegiatan semacam ini, ukhuwah antar partisipan diharapkan akan menjadi semakin solid.

Resume kegiatan:

  1. Welcoming: melingkari huruf ‘a’
  2. Olahraga
  3. Pembukaan, sirah nabawiyah
  4. Istirahat
  5. Estafet
  6. Penutup

 

berkreasi dengan balok4

Kreativitas, Klasifikasi, dan Tanggung Jawab dalam Permainan Edukasi Balok

Alhamdulillah, hari Jum’at datang lagi, dan anak-anak Al Mumtaz sekolah lagi. Ternyata banyak dari mereka yang merasa senang bersekolah, berkumpul bersama teman-teman, belajar bersama Ibu Guru, bermain dengan tema permainan edukatif, dan lain sebagainya. Ini menjadi nikmat tersendiri bagi para ibu yang anak-anaknya tergabung di PAUD Al Mumtaz, alhamdulillaah.

Seperti hari ini, walaupun cukup banyak anak yang tidak hadir karena sakit (empat orang), namun anak-anak yang hadir tetap bersemangat mengikuti kegiatan bermain dan belajar.

Kegiatan pembukaan diawali dengan permainan melempar bola ke dalam wadah. Ibu Guru menyediakan dua buah wadah berisi gelas air mineral kosong. Di wadah pertama diletakkan tiga buah gelas kosong, dan wadah kedua diletakkan lima buah gelas kosong. Di sini anak-anak belajar menentukan mana yang banyak dan mana yang sedikit dengan cara melempar bola biru ke wadah yang isi gelasnya sedikit, dan melempar bola merah ke wadah yang isi gelasnya lebih banyak.

Pengenalan Definisi Banyak dan Sedikit pada Anak
Pengenalan Definisi Banyak dan Sedikit pada Anak Usia Dini

Kegiatan selanjutnya adalah olahraga untuk melatih motorik halus anak. Dalam salah satu gerakan olahraga, anak-anak diminta berjinjit sambil melompat-lompat kecil serta berjalan sambil berjinjit.

Setelah itu, anak-anak diperbolehkan menikmati bekal yang mereka bawa. Kemudian anak-anak berkumpul kembali bersama Ibu Guru untuk mengingat kembali pelajaran sebelumnya mengenai ‘Siapa Rabb-mu, apa agamamu, dan siapa nabimu?’. Ibu Guru bersama anak-anak juga melakukan muroja’ah surah An Naas yang dilanjutkan dengan materi pengenalan lingkungan sekolah, fungsi sekolah. Ibu Guru tidak lupa juga menunjukkan gambar sekolah.

Rangkaian kegiatan selanjutnya adalah kegiatan inti, yakni menyusun bangun dari berbagai bentuk balok yang telah disediakan. Anak-anak diposisikan di alas duduk masing-masing, lalu mereka berkreasi membentuk bangunan yang memanjang atau yang tinggi. Selain itu, Ibu Guru juga meminta anak-anak membuat bangun sekolah karya mereka sendiri. Setelah selesai membentuk bangunan beraneka rupa, mereka diminta kembali mengelompokkan balok-balok ke dalam wadah, sesuai dengan bentuk masing-masing.

Siswa Al-Mumtaz Berkreasi dengan Balok
Siswa Al-Mumtaz Berkreasi dengan Balok

Demikianlah kegiatan PAUD Al Mumtaz hari ini. Kegiatan ditutup dengan mengingat kembali kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan, dan anak-anak membaca doa kafaratul majlis. Semoga anak-anak Al Mumtaz yang sedang sakit segera diasembuhkan oleh Allaah Ta’aalaa sehingga pekan depan bisa ikut bermain dan belajar kembali bersama Al Mumtaz.

Resume Kegiatan:

  1. Pembukaan, melempar bola ke dalam wadah (definisi banyak dan sedikit), olahraga (motorik halus)
  2. Istirahat
  3. Ushuluts tsalatsah, muroja’ah surah An Naas
  4. Pengenalan lingkungan dan fungsi sekolah
  5. Kreasi balok
  6. Penutup

Foto-foto kegiatan hari ini selengkapnya dapat dilihat di Galeri Al-Mumtaz.

 

 

Memperkenalkan Masjid Pada Anak

Memperkenalkan Masjid Pada Anak Sejak Dini

Klasifikasi Benda Berdasar Tempat (Dok. Al-Mumtaz)
Klasifikasi Benda Berdasar Tempat (Dok. Al-Mumtaz)

Masjid merupakan tempat ibadah bagi umat muslim sedunia. Para lelaki dari umat Islam diwajibkan untuk menunaikan shalat wajib berjama’ah di masjid jika sudah menginjak usia baligh. Kebiasaan untuk mau ke masjid di setiap waktu shalat pada umumnya tidaklah muncul begitu saja, namun perlu dibiasakan sejak dini. Walaupun demikian, sebelum membawa anak ke masjid, anak perlu diajarkan terlebih dulu tentang adab-adab di dalam masjid. Hal ini penting, selain agar anak menjadi paham, juga untuk menghindari hal-hal negatif yang muncul sebagai reaksi dari masyarakat luas.

Sesi kelas kali ini bertujuan untuk memperkenalkan anak kepada masjid dan mengajarkan adab-adab di dalam masjid. Sebagai sambutan selamat datang, anak-anak diperlihatkan dua gambar besar yaitu gambar rumah dan gambar masjid. Anak-anak juga diperlihatkan potongan-potongan kertas bergambar benda-benda yang seharusnya ada di rumah dan di masjid. Setelah mengidentifikasi benda-benda dalam potongan-potongan kertas, anak-anak diminta untuk menempelkan benda-benda tersebut di tempat yang sesuai. Apakah benda tersebut seharusnya berada di rumah ataukah di masjid. Pengajar juga menjelaskan berbagai adab di dalam masjid.

Kegiatan dilanjutkan dengan olahraga. Pada mulanya, anak-anak terlihat enggan berolahraga. Namun setelah pengajar mengeluarkan kertas koran dan mengajak anak-anak untuk melompat melewati koran, anak-anak jadi sangat bersemangat dan tidak ingin berhenti. Sayangnya, olahraga akhirnya harus disudahi dan kegiatan beralih ke sesi berikutnya yaitu muroja’ah surah an-Naas. Subhanallah, pada kelas kali ini, beberapa anak mau mendemonstrasikan hafalan mereka di depan kelas atas kemauan sendiri. Baarakallahu fiikum. Diselingi dengan istirahat makan, kegiatan estafet pun dimulai antara lain klasifikasi huruf hijaiyah, maze sederhana, mewarnai gambar, dan puzzle sederhana.

1. Klasifikasi huruf hijaiyah

  • Persiapan: Buat bendera dari kertas dan sedotan. Tuliskan sebuah huruf hijaiyah pada bendera. Siapkan pula botol-botol dan tuliskan sebuah huruf hijaiyah di badan botol.
  • Aktivitas: Masukkan bendera ke botol dengan huruf hijaiyah yang sesuai.

Kegiatan Memasangkan Huruf Hijaiyah (Dok. Al-Mumtaz)
Kegiatan Memasangkan Huruf Hijaiyah (Dok. Al-Mumtaz)

2. Maze sederhana

  • Persiapan: cetak gambar rumah dan masjid di atas selembar kertas. Hubungkan rumah dan masjid dengan labirin (maze) sederhana.
  • Aktivitas: Minta anak menandai jalur yang benar yang menghubungkan rumah dengan masjid.

Labirin: Menandai Jalan yang Benar dari Rumah ke Masjid (Dok. Al-Mumtaz)
Labirin: Menandai Jalan yang Benar dari Rumah ke Masjid (Dok. Al-Mumtaz)

3. Mewarnai gambar

  • Persiapan: cetak gambar masjid di atas selembar kertas. Warnai setiap bagian masjid namun sisakan satu bagian tanpa diberi warna (misalnya kubah).
  • Aktivitas: Dorong anak untuk mewarnai bagian masjid yang belum diberi warna.

Seorang Siswa PAUD Al-Mumtaz Sedang Mewarnai Kubah Masjid (Dok. Al-Mumtaz)
Seorang Siswa PAUD Al-Mumtaz Sedang Mewarnai Kubah Masjid (Dok. Al-Mumtaz)

4. Puzzle sederhana

  • Persiapan: cetak sebuah gambar di atas selembar kertas (misalnya gambar orang sedang takbiratul ikhram, tanpa wajah). Tempelkan gambar di kardus agar tidak mudah robek lalu potong menjadi tiga bagian dan diacak.
  • Aktivitas: Arahkan anak untuk menyusun puzzle agar membentuk gambar yang benar.

Puzzle Sederhana untuk Anak Usia Dini (Dok. Al-Mumtaz)
Puzzle Sederhana untuk Anak Usia Dini (Dok. Al-Mumtaz)

Resume kegiatan:

  1. Pembukaan, pengenalan masjid, klasifikasi benda sesuai tempat keberadaan.
  2. Muroja’ah surah an-Naas.
  3. Olahraga.
  4. Istirahat makan
  5. Estafet: klasifikasi huruf hijaiyah, maze sederhana, mewarnai gambar, puzzle sederhana.
  6. Penutup.

Foto-foto kegiatan hari ini juga dapat dilihat di Galeri PAUD Al-Mumtaz.

bricks

Ketika Orang Tua Sibuk

Setelah sebulan libur, kegiatan PAUD Al-Mumtaz akan segera dimulai lagi. Tapi sebelum itu, ada rapat orangtua murid dulu nih! Sementara para orangtua murid sedang rapat, apa yang dilakukan oleh anak-anak? Jelas anak-anak tidak dibiarkan begitu saja. Disediakan sarana-sarana permainan edukatif yang dapat dimainkan secara bebas oleh anak, antara lain:

1. Clay/Dough

Siapa tidak kenal dough? Anak-anak dapat berkreasi sesuai imajinasi mereka menggunakan dough. Tak perlu khawatir meninggalkan anak-anak bersama dough, apalagi jika menggunakan homemade dough yang dijamin aman untuk anak-anak. Klik di sini untuk mengetahui cara membuat dough sendiri. dough 2. Bricks
Bricks yang sering diidentikkan dengan LEGO  juga merupakan salah satu permainan edukatif favorit anak. Anak dipersilahkan mewujudkan imajinasi mereka menggunakan bricks atau berlatih mengelompokkan bricks ke dalam ember-ember sesuai warna. Untuk menambah tantangan, anak boleh mencoba memasukkan bricks ke dalam ember bukan langsung menggunakan tangan, melainkan menggunakan penjepit makanan. bricks

3. Huruf Hijaiyah

Anak-anak selalu tertarik dengan kegiatan menempel. Cetak sebuah huruf hijaiyah pada selembar kertas lalu tempelkan di dinding. Lakukan hal yang sama sehingga terdapat beberapa huruf hijaiyah di dinding. Cetak huruf-huruf hijaiyah dengan ukuran yang lebih kecil di kertas lalu potong-potong per huruf. Ajak anak untuk menempelkan potongan-potongan huruf hijaiyah ke ke dinding di kertas yang sesuai dengan hurufnya. 

huruf hijaiyah huruf hijaiyah2

Seru bukan? Para orangtua dapat tenang melaksanakan kegiatan sementara para anak asyik dengan aktivitas edukatif mereka sendiri.

10478910_802520383099492_279061974_n

Membuat Seragam Sendiri

Serunya kegiatan PAUD al-Mumtaz kali ini karena anak-anak diajak untuk membuat seragamnya sendiri. Begitu tiba di lokasi PAUD, anak-anak langsung diberi kaos warna putih untuk dihias. Rencananya, ‘seragam’ ini akan dipakai ketika al-Mumtaz melaksanakan field trip. Insya Allah.

Untuk kegiatan ini, diperlukan bahan-bahan sebagai berikut:

  • Kaos katun polos
  • Spidol khusus kain aneka warna
  • Spray yang telah diisi alkohol

10417133_802518579766339_1195299623_n

Anak-anak menggambar di kaos, sesekali dibantu juga oleh ibu masing-masing yang setia memberikan semangat. Terkadang anak memang merasa lesu dan bosan dengan coret-coretan mereka sendiri. Untuk itulah, para ibu sesekali turun tangan memancing kembali semangat mereka dengan beberapa gambar seperti mobil, kereta, bunga, matahari atau nama anak-anak. Dengan demikian, mereka kembali terinspirasi dan bersemangat untuk menghias kembali kaos-kaos mereka. Setelah selesai dihias, anak-anak menyemprotkan alkohol pada kaos sehingga timbul efek bias pada warna-warna di kaos. Aktivitas menekan tuas spray ini juga bermanfaat untuk melemaskan otot-otot motorik halus anak.

Setelah istirahat makan, anak-anak berkumpul dengan duduk melingkar untuk bersiap menuju kegiatan inti. Pertama, anak-anak duduk melingkar dan diajak mengingat-ingat kembali tentang materi anggota keluarga, terutama tentang ibu dan peran ibu di rumah. Hal ini berkaitan dengan kegiatan inti yang memang merupakan simulasi dari kegiatan ibu di rumah, misalnya mencuci piring, menuang air ke dalam gelas dan menghidagkannya kepada tamu, dan membuat ‘kue’. Kegiatan ini seluruhnya memanfaatkan bahan-bahan alami yaitu air, daun-daunan, tepung, dan bunga. Seperti biasa anak-anak dibolehkan memilih kegiatan yang mereka inginkan terlebih dahulu, serta saling bergantian menjajal kegiatan lainnya.

1. Mencuci Piring

10472196_802520373099493_2055125336_n

  • Perlengkapan: piring plastik, baskom, sabun cuci piring dan spons.
  • Aktivitas: Anak-anak belajar mencuci piring. Mereka senang melihat busa yang keluar ketika memencet spon sehingga mereka terus menerus memencetnya. Kegiatan ini jelas menstimulasi saraf motorik halus anak.

2. Menuang Air

10488176_674297582649935_97145744630042924_n

  • Perlengkapan: botol bekas air mineral, tiga buah gelas
  • Aktivitas: Anak-anak belajar menuang air dari botol ke dalam gelas. Selanjutnya, anak diajak menghitung gelas dari gelas pertama hingga yang terakhir. Selain untuk belajar berhitung, kegiatan ini juga bermanfaat untuk melatih koordinasi mata dan tangan ketika menuang air.

3. Menghidangkan Minuman

  • Perlengkapan: gelas-gelas berisi air, nampan
  • Aktivitas: Letakkan gelas-gelas berisi air di atas nampan, lalu dorong anak untuk membawa nampan tersebut hingga ke ujung taman. Kegiatan ini dapat melatih keseimbangan anak.

4. Membuat ‘Kue’ dengan Playdough

10488977_802524339765763_1183941105_n

  • Perlengkapan: homemade playdough
  • Aktivitas: Anak-anak dipersilakan membuat kue masing-masing sesuai imajinasi menggunakan playdough. Kegiatan ini bermanfaat untuk melatih saraf motorik halus anak.

5. Kolase Kerudung Ibu

10477361_802524343099096_1330185738_n

  • Perlengkapan: kertas yang telah diberi gambar ‘ibu’, aneka daun, lem
  • Aktivitas: Anak diminta menghias gambar kerudung ‘ibu’ dengan daun-daun yang ditabur dan ditempel menggunakan lem. Selain untuk melatih motorik halus, kegiatan ini merupakan sebuah apresiasi rasa sayang ibu.

Alhamdulillah setiap anak antusias dan mau terlibat dalam setiap kegiatan. Setelah kegiatan inti selesai, anak-anak pun turut membantu membereskan seluruh peralatan bermain bersama. Selanjutnya, anak-anak berkumpul kembali untuk menyimpulkan kegiatan hari ini dengan mengingat semua permainan yang telah dilakukan. Kegiatan hari ini diakhiri dengan murajaah surat an-Naas dan al-Fatihah, lalu ditutup dengan doa penutup majelis.

Resume Kegiatan 14 Juni 2014:

  1. Menghias kaos untuk seragam
  2. Istirahat
  3. Perkenalan tugas ibu dalam keluarga
  4. Estafet kegiatan inti
  5. Menyimpulkan kegiatan
  6. Muraja’ah: surat an-Naas dan al-Fatihah
  7. Penutup dengan doa kafaratul majelis

Faedah:

  1. Memperkenalkan tugas anggota keluarga
  2. Mengenal bilangan
  3. Stimulasi motorik halus
  4. Mengasah kreativitas anak

Foto-foto kegiatan hari ini selengkapnya dapat dilihat di Galeri PAUD al-Mumtaz.

berkreasi dengan balok4

Klasifikasi Bentuk dan Bilangan

Melatih ketrampilan klasifikasi benda dan bilangan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Dua aktivitas berikut ini bisa menjadi pilihan untuk para orang tua. Anak dapat sekaligus mengenal warna, bentuk.serta mengasah kreativitas.

Aktivitas 1

Bahan:

  • Papan Congklak
  • Kertas

Pelaksanaan:

  • Cetak bangun datar dengan jumlah yang berbeda-beda pada kertas, lalu buat duplikatnya.
  • Kumpulkan gambar duplikatnya di satu tempat, sebarkan gambar cetakan yang lain di lubang-lubang papan congklak
  • Anak-anak diminta untuk memasukkan gambar-gambar duplikat ke gambar cetak yang sama di lubang-lubang papan coklak
  • Ajak anak berkomunikasi untuk mengenalkan nama bangun (2 dimensi) yang tergambar, warna, serta banyaknya gambar yang tercetak.

klasifikasi bilangan

Aktivitas 2

Bahan:

  • Balok-balok mainan
  • Wadah sebanyak jenis bentuk balok-balok mainan
  • Piring/nampan sebanyak anak yang turut bermain

Pelaksanaan:klasifikasi bentuk

  • Kelompokkan balok-balok sesuai bentuknya. Masukkan balok-balok dengan bentuk yang sama ke dalam satu wadah
  • Beri anak piring/nampan. Ajak anak mengambil balok-balok dari wadah sesuai keinginannya
  • Biarkan anak berkreasi dengan balok-balok yang diambil
  • Apabila anak telah selesai berkreasi dengan balok, arahkan untuk mengembalikan balok-balok tadi ke wadah yang sesuai.
  • Ajak anak berkomunikasi untuk memahami imajinasi anak pada kreasinya, memperkenalkan bangun 3 dimensi, serta warna.

Resume Kegiatan 24 April 2014:

  1. Brain storming (klasifikasi bilangan dengan kertas dan papan congklak)
  2. Pembukaan
  3. Pembacaan buku, memperkenalkan anggota keluarga
  4. Istirahat
  5. Bermain balok
  6. Muraja’ah: surat an-Naas, doa akan tidur
  7. Menyimpulkan kegiatan
  8. Penutup dengan doa kafaratul majelis

Faedah:

  1. Stimulasi logika/nalar anak (otak kiri)
  2. Stimulasi kreativitas anak (otak kanan)
  3. Memperkenalkan anggota keluarga
  4. Mengenal warna, bentuk, dan bilangan
  5. Belajar tertib, mengantre, adab

Klik di sini untuk melihat foto selengkapnya dari kegiatan hari ini.

bowling

Siapa Tertib, Dia Lebih Dulu

Kegiatan dimulai on time pukul 9.30 WIB. Untuk brain storming, anak-anak diajak mengenal warna dengan menyebutkan warna baju sendiri dan teman-teman. Dalam kegiatan ini, anak juga belajar mengenal nama teman-temannya. Tutor kemudian membagikan gelas kepada seluruh anak. Anak-anak diminta memasukkan bola ke dalam gelas sejumlah angka yang tertulis di gelas. Kegiatan ini memadukan nalar anak dengan kemampuan motorik. Kegiatan dilanjutkan dengan acara makan bersama, menikmati makanan yang sudah dibawa dan dikumpulkan sebelumnya (potluck). Tidak lupa mencuci tangan dan berdoa sebelum makan ya!

Puas menikmati potluck, anak-anak diminta berbaris dengan tertib. Tutor memilih anak yang dinilai paling tertib untuk memilih simulasi yang ingin dikerjakan terlebih dulu. Anak juga dipersilahkan memilih satu orang teman untuk bersama-sama melakukan simulasi.Kegiatan PAUD hari ini memang menggunakan konsep simulasi estafet sebagaimana pekan lalu. Estafet hari ini terdiri atas tiga kegiatan, yaitu bowling, mobil-mobilan dalam terowongan, serta berkarya menggunakan stempel huruf.

karya-karya anak

1. Bowling

Anak dipersilahkan menggelindingkan bola ke arah pin-pin plastik. Ketika pin-pin plastik telah berjatuhan, anak harus merapikan dulu sebelum bermain lagi atau beralih ke simulasi yang lain.

2. Mobil dan Terowongan

Anak menjalankan mobil-mobilan melewati beberapa terowongan warna-warni. Di samping memahami konsep gerak menggelinding, anak juga belajar mengenal warna, berhitung, dan mengenali simbol angka yang ditempel di badan terowongan.

3. Kreasi Stempel Huruf

Huruf-huruf plastik dicelupkan ke homemade paint color lalu dicetak di atas kertas putih sesuai kreasi anak. Karya anak kemudian digantung di tali menggunakan penjepit.

Kegiatan diakhiri dengan setiap anak membantu merapikan peralatan simulasi, menyimpulkan kegiatan PAUD hari ini, serta ditutup dengan doa kafaratul majelis.

Resume Kegiatan:

  1. Pembukaan, brain storming
  2. Potluck
  3. Estafet, merapikan peralatan
  4. Menyimpulkan kegiatan, penutup

Faedah:

  1. Menyeimbangkan stimulasi otak kanan dan kiri
  2. Melatih motorik kasar dan halus anak
  3. Belajar memilih rekan dan mengantre
  4. Mengenal warna dan angka
  5. Berlatih bertanggung jawab dengan merapikan peralatan yang telah digunakan

Foto-foto kegiatan hari ini dapat dilihat dengan klik di sini.